Tampilkan postingan dengan label White Gown. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label White Gown. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Oktober 2017

Sepotong Cerita dari Dordia bersama Angkatan Psikologi 2017


Malam ini, aku putar lagi lagu dari Mike Mohede-Semua untuk Cinta. Lagu yang kami nyanyikan di depan api unggun, seusai sesi heart to heart.
Memoriku kembali ke hari itu. Hari dimana akhirnya aku memutuskan untuk bercerita, dengan orang-orang yang sebenarnya masih asing bagiku. Kami baru mengenal kurang lebih 3 bulan lalu.
Awal-awal aku sempat berkata, “Aku bukan tipe orang yang mudah membagikan cerita hidupku. 5 atau bahkan 10 tahun, kamu mengenalku, kamu mungkin tidak akan tahu bagaimana diriku yang sebenarnya.”

Kamis, 06 Oktober 2016

Reinkarnasi Semangat



Dear Allah, saya sudah pernah serapuh ini sebelumnya. Setelah kemudian saya bangkit  dan “lahir” kembali menjadi manusia baru.
Ya saya selalu berenkarnasi, walau dalam islam, istilah tersebut tidak pernah ada. Tapi saya selalu yakin, bahwa layaknya iman, semangat selalu bisa diperbarui.

Saya Sudah Waras Kembali



Hati saya sudah membaik lagi. Bukan karena dia sudah membalas pesan saya.
Tapi karena kewarasan yang tadinya sirna, sudah dapat saya kembalikan ke tempatnya.
Bersyukur, Allah tidak membiarkan saya jatuh terlalu lama.
Berharap memang selalu menjadi bagian terberat untuk ditempuh seorang diri saja
Dan sekarang, di sinilah saya
Mencoba mengubur harapan, sebelum ia tumbuh dewasa
Selamat pagi, semoga harapan semu tak lagi tiba

29916.

Rabu, 05 Oktober 2016

Moralitas Hanya Masalah Waktu



Moralitas hanya masalah waktu.
Iya betul. Itu adalah salah satu pernyatan terkeren dan paling sesuai dengan relita jaman sekarang, yang saya temukan dari salah satu judul buku.
Sebab begini, jika hal-hal baik tidak lagi dihargai, maka akan tenggelam bersama waktu yang terus berputar tanpa henti.

Minggu, 02 Oktober 2016

Sakitlah! Sesakit-sakitnya.

Saya ingin tidur lebih awal hari ini.
Melepas semua beban yang saya rasakan di hati.
Dan entah bagaimana, hari ini semesta seperti mendukung  saya untuk berhenti. Berhenti mengharapkan pada dia yang tak pasti.

Catatan si Bodoh yang Ulang Tahun

Menyedihkan memang, ketika harapan sudah terlanjur tumbuh, lalu layu begitu saja ditebas oleh kegagalan, dan yang lebih memilukan lagi, hal tersebut terjadi ketika usiamu utuh berkurang satu.

Kamis, 02 Juni 2016

Keyakinan Sesat

Kompetisi yang sesungguhnya dalam hidup adalah, ketika kamu berhasil mengalahkan keraguan yang ada dalam dirimu sendiri.

Senin, 30 Mei 2016

Mengeliminasi Penyakit Hati

Pada akhirnya saya luruhkan dendam yang selama ini saya simpan. Sebab saya tahu itu hanya akan menjadi beban dan mengikis iman saya perlahan.


            Teruntuk kamu, yang pernah menyakit hati saya sangat dalam, hingga ke dasar. Saya menyerah.

Selasa, 17 Mei 2016

Memeluk Benci, Melepas Sangsi

Selama 11 tahun saya menimba ilmu di sekolah, guru yang paling favorit bagi saya adalah dia yang hampir selama satu tahun paling benci kehadirannya.

Minggu, 01 Mei 2016

Masa-masa Kebodohan

Saya menyesal, lagi. Berulang kali saya lakukan kesalahan, berulang kali pula saya memohon maaf. Semoga Allah masih sudi mengampuni. Walau saya tahu, tanpa saya mintapun Ia akan mengampuni saya.

Kamis, 28 April 2016

Syukur yang Terlupa

Setiap orang punya asasi terhadap masing-masing  mulut mereka. Tidak peduli apa yang keluar dari sana, kita tak punya secuilpun hak untuk menghentikannya.

Rabu, 20 April 2016

Untuk Mereka yang Lagi-lagi Menciptakan Duka



Kalau nggak mau dikritisi
Kalau nggak mau di nasehati
Kalau nggak mau dicaci
Kalau nggak mau punya pembenci
Dan kalau maunya cuma punya pecinta sejati
Juga hanya ingin dipuji sepanjang hari
Jangan hidup di bumi
Sana pergi ke mars, masih nggak berpenghuni
Kamu bebas hidup tanpa asasi
Dan disana hidup kamu  nggak aka nada yang ngomentari

Sabtu, 09 April 2016

Duka yang Harusnya Disyukuri


“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Selasa, 05 April 2016

Surat Kecil Untuk Maut



Pada detak yang tiba-tiba berhenti. Akan selalu kita temukan cara untuk mengingat kembali. Sudah cukupkah pahala yang kita miliki, bila tiba-tiba malaikat pencabut nyawa datang tanpa permisi.

Senin, 04 April 2016

Tuhan, tidak sedang bermain dengan takdir.

Jika hari itu aku tidak datang, apakah takdir lain tetap akan mengantarkanku padamu? Jika hari itu aku memutuskan untuk tetap tidur di rumah, dan tetap melanjutkan tidurku di hari minggu, apakah nasib tetap akan menggariskan kamu untukku?